Agen Poker Terpercaya – Hanya ada 12 Bahasa Daerah di Indonesia

2698_Hanya-ada-12-Bahasa-Daerah-di-Indonesia-yang-Berstatus-Aman

Agen Poker Terpercaya

Agen Poker Terpercaya – Indonesia memiliki beragam suku bangsa dengan bahasa Ibunya tersendiri. Namun, beberapa bahasa sedang mengalami ancaman kepunahan, seperti di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua, dan beberapa daerah lainnya. Pada akhir tahun 2016, Kemendikbud telah memetakan dan memverifikasi 646 bahasa daerah dari 2.348 daerah penelitian. Verifikasi data-data bahasa-bahasa daerah di Indonesia tersebut dilakuakan untuk membuat peta bahasa.

Dari 646 bahasa daerah yang telah di dokumentasikan dan dipetakan, ada sejumlah bahasa yang vitalitasnya terancam punah, bahkan sudah punah. Selama tahun 2011-2016, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah memetakan vitalitas 52 bahasa daerah. Dari 52 bahasa tersebut (berdasarkan kriteria status bahasa punah, kritis, terancam punah, rentan, mengalami kemunduran, dan aman), terdapat 11 bahasa daerah yang sudah punah, 3 bahasa berstaus kritis, 12 bahasa berstatus terancam punah, 2 bahasa berstatus rentan, 12 bahasa berstatus terancam punah, dan hanya 12 bahasa yang berstatus aman seperti bahasa Jawa, Aceh, Bali dan Sentani. Seperti yang di lansir oleh Agen Poker Terpercaya Pokercino.net

Sehubungan dengan itu, upaya pelindungan bahasa-bahasa tersebut, terutama pada bahasa-bahasa yang statusnya kritis dan terancam punah, pada tahun 2016, Kemendikbud telah melakukan kegiatan konservasi dan revitalisasi terhadap 6 bahasa, seperti di Maluku (bahasa Hitu) dan bahasa Tobati di Papua. Tanpa upaya pelindungan, baik dalam bentuk konservasi maupun revitalisasi yang baik, bahasa yang merupakan akumulasi pengetahuan manusia selama berabad-abad akan hilang, bahkan juga tanpa dokumentasi.

“Kami juga akan bersinergi dengan pemerintah daerah, dan melakukan kesepakatan bersama. Dengan begitu kita dapat bersama menanggulangi bahasa Ibu yang terancam punah. Badan Bahasa dan UPT Bahasa di 30 provinsi akan memberikan stimulasi, dan Pemerintah Daerah mempunyai prioritas terhadap pelestarian bahasa daerah,” ujar Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Hurip Danu Ismadi dilansir dari laman resmi kemdikbud.go.id, Selasa (21/02/2017).

Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 24 tahun 2009, Pasal 42, Ayat 2, mengamanatkan bahwa Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa Daerah dilakukan secara Bertahap, Sistematis, dan Berkelanjutan oleh Pemerintah Daerah di bawah Koordinasi Lembaga Bahasa. (AT)

 

Agen Poker Terpercaya

– Write By –

Pokercino.net

You may also like...

Leave a Reply