Agen Poker Online – Terkait Korupsi Wisma Atlet, KPK Periksa Sandiaga Uno

sandianga-di-periksa-kpk

Agen Poker Online 

Agen Poker Online – Terkait korupsi Wisma Atlet,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno dalam dua kasus dugaan korupsi hari ini, Selasa (23/5).

Kasus tersebut diantaranya, dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan dan dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun 2009-2011. Seperti yang dilansir oleh Agen Poker Online Pokercino.org

Untuk kasus Wisma Atlet, Sandiaga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan direktur utama PT Duta Graha Indah, Dudung Purwadi.
“Direncanakan pemeriksaan saksi Sandiaga Uno untuk tersangka DPW (Dudung Purwadi),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/5) Dan Selanjutnya Pemeriksaan terhadap Sandiaga dilakukan sebab yang bersangkutan merupakan bos dari Dudung di PT Duta Graha. Sandiaga merupakan komisaris PT Duta Graha ketika itu. Tetapi, Febri belum bisa membeberkan materi pemeriksaannya.
“Salah satu posisi (Sandiaga) dulu sebagai komisiaris. Apa yang mau disampaikan (ditanyakan) belum dapat kami sampaikan saat ini,” katanya tersebut.

PT Duta Graha Indah kini telah berganti nama menjadi PT Nusa Kontruksi Enjiniring. Sandiaga sebelumnya juga pernah diperiksa penyidik KPK pada 2013. Pasangan Anies Baswedan itu diperiksa sebagai saksi untuk Muhammad Nazaruddin.

Febri menyatakan bahwa keterangan Sandiaga sangat dibutuhkan dalam kasus yang menjerat bekas anak buahnya. Diduga Sandiaga mengetahui banyak hal terkait dengan proyek yang dijalani PT Duta Graha.
Keterangan Sandiaga, kata Febri, untuk mendalami dan mengembangkan kasus dugaan korupsi Grup Permai, milik Nazaruddin, yang turut melibatkan PT Duta Graha.

“Karena kita masih proses beberapa penyidikan tekait proyek-proyek grup Permai. Di antaranya wisma atlet dan (kasus alkes) rumah sakit Udayana,” ujarnya.

KPK telah menetapkan Dudung sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011.

Nilai proyek tersebut sekitar Rp 120 miliar. Dan Akibatnya, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp 30 miliar.

Sementara, dalam kasus pembangunan Wisma Atlet, PT DGI memenangkan proyek pembangunan wisma atlet SEA Games, Palembang Sumatera Selatan, berkat kerja sama antara PT DGI dan Nazaruddin.(ST)

Agen Poker Online

-Writa By-

Pokercino.org

You may also like...

Leave a Reply